Yellow Osmanthus True Story

Story of Ingredients: Dari Guilin ke Tangan Anda

Koleksi L’Occitane Osmanthus

Salah satu produk utama dari koleksi L’Occitane Osmanthus adalah eau de toilette (EDT). Selain fragrance, tentu saja ada koleksi produk lainnya mulai dari hand care hingga bodycare dengan flowery scent khas Osmanthus. Berikut ini koleksi lengkap L’Occitane Osmanthus:

Koleksi L’Occitane Osmanthus

Salah satu produk utama dari koleksi L’Occitane Osmanthus adalah eau de toilette (EDT). Selain fragrance, tentu saja ada koleksi produk lainnya mulai dari hand care hingga bodycare dengan flowery scent khas Osmanthus. Berikut ini koleksi lengkap L’Occitane Osmanthus:


Komitmen L'Occitane Menghidupkan Kembali Almond Provence

 

 

Pohon almond merupakan tanaman asli dan simbol khas daerah Provence hingga tahun 1950an. Namun kejayaan almond Provence sempat sirna ketika para petani menemukan tanaman lain yang lebih menghasilkan seperti lavender dan olive. Budidaya almond pun perlahan ditinggalkan dan pohon almond sempat menghilang dari Provence.

Melihat situasi seperti ini, L'Occitane bersama pemain lainnya di industri almond mendirikan France Amande, sebuah organisasi Prancis yang berdedikasi untuk membangkitkan kembali budidaya pohon almond di Prancis. Target utamanya, menanami 2.000 hektar tanah dengan pohon almond pada tahun 2024.

L’Occitane berkomitmen melindungi budidaya dan keanekaragaman hayati sekaligus mendukung produsen di daerah dan mengolah tanaman panen secara tradisional. Untuk membangkitkan industri almond tradisional, L’Occitane sengaja memilih supplier almond untuk material produk-produknya dari Prancis Selatan dan daerah Mediterania.

Berkenalan dengan Produsen Almond L'Occitane

 

 

Jean-Pierre Jaubert adalah rekan bisnis utama L’Occitane terkait suplai almond. Dia sudah menanam 17.000 pohon almond asli Provence sejak tahun 2002. Kebunnya yang memiliki luas 75 hektar berada di dataran tinggi Valensole.

Jaubert merupakan generasi ketiga petani almond di keluarganya. “Saya punya ikatan khusus dengan almond karena orang tua dan kakek nenek saya menanamnya sejak dulu. Saya bahagia bisa mengikuti jejak mereka dan meneruskan tradisi keluarga ini. Saya pun berharap tradisi ini bisa diwariskan kembali,” ujar Jaubert.

 

 

Seluruh proses budidaya almond di kebun Jaubert dilakukan secara alami. Perawatan dan pengembangannya dilakukan tanpa bahan kimia. Bunga almond dibuahi secara natural oleh lebah, pemegang peranan penting dalam ekosistem ini. Saat ini ada sekitar 300 sarang lebah berdiam di kebun pohon almond milik Jean-Pierre Jaubert.

Proses matang buah pun terjadi alami berkat iklim dataran tinggi Valensole yang berada di ketinggian 700 dpl. Angin Mistral menciptakan ventilasi alami sehingga memungkinkan buah almond kering saat masih berada di pohon.

 

 

Pada musim panen, Jaubert akan memanen dan menguliti almond menggunakan mesin tradisional bernama cassoir. Proses penyimpanan almond pun dilakukan secara alami tanpa pengawet. Buah almond yang telah dikuliti akan disimpan di ruang berpendingin udara.

Jaubert menandatangani kontrak jangka panjang dengan L'Occitane pada tahun 2015. Kontrak ini menjamin Jaubert untuk memiliki pembeli tetap bagi almond hasil panennya. Tidak hanya membeli almond utuh, L'Occitane juga membeli almond yang hancur agar almond yang bentuknya tidak utuh tidak terbuang sia-sia.

Komitmen Clean Charter L'Occitane

 

 

Selain komitmen terhadap pembudidayaan kembali almond, L'Occitane juga memiliki komitmen lain yang disebut Clean Charter. L'occitane berkomitmen untuk menciptakan formula yang mengandung lebih banyak bahan baku alami dan biodegradable ready untuk meminimalisir dampak terhadap lingkungan tanpa mengorbankan atau mengurangi pengalaman sensorial yang bisa dihadirkan oleh produk tersebut.

Berikut ini tiga poin utama dalam komitmen Clean Charter L'Occitane:

  • Naturality & Biodegradability

 

Seluruh formula Clean Charter L'Occitane mengandung setidaknya 95% bahan baku alami untuk produk leave-on (berdasarkan standar ISO 16128) dan setidaknya 95% bahan baku biodegradable ready untuk produk rinse-off (berdasarkan panduan OECD).

  • Additionally Banned Ingredients

 

L'Occitane juga berusaha keras mengganti beberapa jenis bahan baku yang umumnya digunakan dalam industri kosmetik dengan alternatif yang lebih alami dan ramah lingkungan. Beberapa di antaranya:

  1. Pengawet - phenoxyethanol dan polyaminopropyl biguanide atau biasa juga disebut PHMB
  2. Sensory agents - cyclosilicones
  3. Filter UV - ethylhexyl methoxycinnamate
  4. Foaming agents - sodium lauryl sulfate atau biasa disingkat SLS
  • Limitation on Moderately Used

 

Setiap formula Clean Charter tidak mengandung lebih dari satu bahan baku yang tergolong dalam kategori 'Dapat Digunakan Secukupnya'*. Bahan baku dalam kategori ini digunakan dalam takaran yang diperhitungkan dengan tepat untuk menjamin keamanan pengguna sekaligus keefektivitasan manfaat produk.

Seluruh produk L'Occitane juga telah melalui pemeriksaan para ahli toksikologi dan uji toleransi sebelum dipasarkan.

*) Tidak termasuk wewangian dan alergen yang secara alami terdapat di dalam ekstrak tumbuhan atau wewangian. Setiap ada wewangian yang masuk dalam formula produk L'Occitane, seluruhnya telah diperhitungkan dengan optimal untuk memaksimalkan efek sensorial dari produk tersebut.

L’OCCITANE EN PROVENCE © COPYRIGHT 2020