7 Cara Membersihkan Wajah dengan Benar agar Kulit Tetap Sehat
Membersihkan wajah adalah langkah paling dasar dalam rutinitas perawatan kulit, tapi sering kali justru dilakukan dengan cara yang kurang tepat. Padahal, cara membersihkan wajah yang benar berperan besar dalam menjaga kesehatan kulit, mencegah jerawat, dan membuat wajah terlihat lebih cerah serta segar. Jika salah langkah, kulit bisa menjadi kering, iritasi, bahkan rentan mengalami breakout.
Agar hasilnya maksimal, yuk pahami pentingnya membersihkan wajah dengan benar dan urutan langkah yang sebaiknya dilakukan setiap hari.
Pentingnya Membersihkan Wajah dengan Benar
Sepanjang hari, wajah terpapar debu, polusi, sisa makeup, dan minyak berlebih yang bisa menyumbat pori-pori. Jika tidak dibersihkan dengan tepat, kotoran tersebut dapat memicu berbagai masalah kulit seperti jerawat, wajah kusam, hingga munculnya tanda-tanda penuaan dini. Membersihkan wajah secara rutin juga membantu kulit menyerap produk skincare dengan lebih optimal, termasuk serum dan pelembap.
Selain itu, kebiasaan membersihkan wajah yang benar dapat membantu mengurangi risiko masalah kulit seperti breakout yang sering muncul akibat pori-pori tersumbat dan ketidakseimbangan kondisi kulit.
Cara Membersihkan Wajah yang Tepat
1. Menggunakan Make Up Remover
Langkah pertama dalam cara membersihkan wajah yang benar adalah menghapus makeup dan sunscreen menggunakan make up remover, terutama jika kamu sering beraktivitas di luar ruangan. Mencuci wajah dengan sabun saja tidak cukup untuk mengangkat sisa makeup yang menempel di kulit. Oleh karena itu, metode double cleansing sangat dianjurkan agar wajah benar-benar bersih hingga ke pori-pori.
Kamu bisa memilih make up remover sesuai jenis kulit, seperti micellar water, milk cleanser, atau cleansing balm. Pastikan juga tangan dalam kondisi bersih sebelum menyentuh wajah untuk mencegah perpindahan bakteri yang bisa memicu jerawat.
2. Membasuh Wajah dengan Air Hangat
Setelah makeup terangkat, bilas wajah dengan air hangat sebelum menggunakan sabun pembersih. Air hangat membantu membuka pori-pori sehingga kotoran, minyak berlebih, dan sisa produk dapat dibersihkan dengan lebih optimal. Namun, hindari air yang terlalu panas karena bisa membuat kulit kehilangan kelembapan alaminya dan terasa kering setelah mencuci wajah.
3. Menggunakan Pembersih Wajah yang Tepat
Memilih pembersih wajah yang sesuai dengan jenis kulit adalah kunci utama dalam membersihkan wajah dengan benar. Gunakan facial wash dengan formula lembut dan hindari sabun badan karena dapat mengganggu keseimbangan pH kulit wajah yang cenderung lebih sensitif. Jika kulitmu berminyak atau berjerawat, pilih pembersih dengan kandungan tertentu yang membantu mengontrol minyak, sedangkan kulit kering dan sensitif sebaiknya menggunakan produk tanpa alkohol dan pewangi.
Kamu bisa menemukan berbagai pilihan pembersih wajah yang diformulasikan khusus untuk kebutuhan kulit melalui koleksi pembersih wajah L’Occitane yang dirancang untuk membersihkan kulit tanpa membuatnya terasa kering
4. Membersihkan Wajah dengan Lembut
Saat mencuci wajah, lakukan pijatan lembut dengan ujung jari dan hindari menggosok kulit terlalu keras. Membersihkan wajah dengan tekanan berlebih justru dapat merusak lapisan pelindung kulit dan memicu iritasi. Idealnya, cuci wajah selama sekitar 30 detik agar kotoran terangkat sempurna tanpa membuat kulit kehilangan kelembapan alaminya.
Setelah itu, bilas wajah hingga bersih menggunakan air dingin untuk membantu menutup kembali pori-pori.
5. Mengeringkan Wajah dengan Tisu atau Handuk Bersih
Membiarkan air mengering dengan sendirinya di wajah bukan kebiasaan yang disarankan karena dapat membuat kulit terasa lebih kering. Sebaiknya, keringkan wajah menggunakan tisu atau handuk bersih dengan cara ditepuk perlahan. Hindari menggunakan handuk yang digantung di wastafel karena berpotensi menyimpan banyak bakteri yang bisa mengontaminasi kulit wajah.
6. Menggunakan Serum dan Pelembap
Setelah wajah bersih dan kering, lanjutkan perawatan dengan serum dan pelembap agar kelembapan kulit tetap terjaga. Serum membantu menutrisi kulit lebih dalam sesuai kebutuhan, baik untuk menjaga kelembapan, mencerahkan, maupun memperbaiki kondisi kulit. Kamu bisa mempelajari urutan dan teknik yang tepat melalui panduan cara menggunakan serum wajah.
Setelah serum, aplikasikan pelembap untuk mengunci hidrasi dan menjaga skin barrier tetap sehat. Pilih pelembap sesuai kondisi kulit, terutama jika kamu memiliki kulit kering yang membutuhkan perawatan ekstra seperti yang dijelaskan dalam artikel cara melembabkan kulit wajah kering secara alami. Berbagai pilihan pelembap wajah juga bisa kamu temukan di koleksi face moisturizers.
7. Menghindari Membersihkan Wajah Terlalu Sering
Meskipun penting, membersihkan wajah terlalu sering justru dapat membuat kulit menjadi kering dan sensitif. Idealnya, cuci wajah dua kali sehari, yaitu pagi dan malam sebelum tidur, serta setelah berkeringat berlebihan. Hal ini juga berlaku untuk eksfoliasi wajah yang sebaiknya dilakukan beberapa kali dalam seminggu sesuai dengan jenis kulit.
Membersihkan wajah dengan frekuensi yang tepat membantu menjaga keseimbangan minyak alami kulit dan mencegah masalah seperti breakout yang bisa kamu pelajari lebih lanjut di artikel cara mengatasi wajah breakout.
Baca Juga: Cara Mencerahkan Wajah Secara Alami
Kesalahan Umum Saat Membersihkan Wajah
Meskipun terlihat sederhana, masih banyak orang yang tanpa sadar melakukan kesalahan saat membersihkan wajah. Padahal, kebiasaan yang kurang tepat dapat memengaruhi kesehatan kulit dalam jangka panjang.
1. Menggunakan Produk yang Tidak Sesuai Jenis Kulit
Salah satu kesalahan paling umum adalah memilih pembersih wajah yang tidak sesuai dengan jenis kulit. Produk yang terlalu keras untuk kulit sensitif atau terlalu ringan untuk kulit berminyak dapat mengganggu keseimbangan alami kulit. Akibatnya, kulit bisa menjadi lebih mudah berjerawat, terasa kering, atau justru memproduksi minyak berlebih.
2. Menggosok Wajah Terlalu Keras
Banyak orang mengira menggosok wajah dengan kuat akan membuat kulit lebih bersih. Padahal, kebiasaan ini justru dapat merusak lapisan pelindung kulit, memicu iritasi, dan membuat kulit menjadi lebih sensitif. Membersihkan wajah sebaiknya dilakukan dengan gerakan lembut agar kulit tetap sehat dan nyaman.
3. Terlalu Sering Mencuci Wajah
Mencuci wajah terlalu sering juga termasuk kesalahan yang sering dilakukan. Alih-alih membuat kulit lebih bersih, kebiasaan ini dapat menghilangkan minyak alami yang berfungsi menjaga kelembapan kulit. Jika dibiarkan, kulit bisa menjadi kering, tertarik, dan lebih rentan terhadap berbagai masalah.
Mengabaikan Penggunaan Pelembap Setelah Cuci Muka
Kesalahan terakhir yang sering terjadi adalah tidak menggunakan pelembap setelah mencuci wajah. Setelah dibersihkan, kulit cenderung kehilangan kelembapan alaminya. Jika tidak segera dikunci dengan pelembap, kulit dapat terasa kering dan memproduksi minyak berlebih sebagai bentuk kompensasi.
Kesimpulan
Cara membersihkan wajah yang benar tidak hanya soal mencuci muka, tetapi juga memahami urutan dan produk yang digunakan. Dengan membersihkan wajah secara tepat, kulit akan terasa lebih segar, lembap, dan siap menerima perawatan selanjutnya. Rutinitas sederhana ini juga membantu mencegah berbagai masalah kulit, mulai dari wajah kusam, jerawat, hingga munculnya flek hitam yang penyebabnya bisa kamu pahami lebih lanjut melalui artikel penyebab flek hitam di wajah.
Sebagai langkah tambahan di pagi hari, jangan lupa untuk melindungi kulit dengan sunscreen agar hasil perawatan wajah tetap optimal. Kamu bisa melengkapinya dengan produk dari koleksi sunscreen untuk menjaga kulit tetap sehat sepanjang hari.
FAQ Seputar Cara Membersihkan Wajah
1. Berapa kali sebaiknya membersihkan wajah dalam sehari?
Idealnya, wajah dibersihkan dua kali sehari, yaitu pada pagi hari dan malam sebelum tidur. Membersihkan wajah terlalu sering justru dapat membuat kulit kering dan sensitif, kecuali setelah berkeringat berlebihan atau beraktivitas berat.
2. Apakah double cleansing wajib dilakukan setiap hari?
Double cleansing sangat dianjurkan jika kamu menggunakan makeup, sunscreen, atau sering beraktivitas di luar ruangan. Namun, jika tidak menggunakan makeup berat, cukup sesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kulit agar tidak berlebihan.
3. Apakah air panas baik untuk membersihkan wajah?
Tidak disarankan menggunakan air panas karena dapat menghilangkan minyak alami kulit dan membuat wajah terasa kering. Air hangat lebih aman digunakan untuk membantu membersihkan kotoran tanpa merusak kelembapan kulit.
4. Apakah setelah cuci muka harus selalu pakai pelembap?
Ya, penggunaan pelembap setelah mencuci wajah sangat penting untuk mengunci hidrasi kulit. Pelembap membantu menjaga keseimbangan kulit agar tetap lembap, kenyal, dan terlindungi sepanjang hari.